Problematika Penulisan Skripsi

Posted: 22nd June 2011 by Sambas in Metode Penelitian

Suka tidak suka menulis skripsi, tesis dan disertasi harus dilakukan, jika tidak tentu kita tidak bisa menyelesaikan studi. Persoalannya adalah menulis skripsi, tesis, dan disertasi bukan pekerjaan mudah, selalu saja ada hambatan ketika mengerjakannya, baik menyangkut substansi penulisan maupun hal lain yang tidak ada kaitannya dengan penulisan skripsi. Hambatan-hambatan tersebut tentu saja harus dicarikan penyelesaiannya, jika tidak kita akan merasakan dampak negatifnya. Oleh karena dibutuhkan kesungguhan dan perhatian yang serius selama menyusun skripsi, tesis atau disertasi.

Secara empirik setidaknya ada tiga hal yang menjadi hambatan dalam menyusun skripsi, tesis dan disertasi, yaitu: (1) kesulitan dalam menentukan judul skripsi, tesis, atau disertasi, (2) kesulitan dalam berkomunikasi dengan dosen pembimbing, dan (3) kesulitan dalam menentukan kerangka isi tulisan.

Menentukan judul skripsi, tesis dan disertasi. Kebanyakan mahasiswa mengalami kesulitan dalam menenutukan judul. Sulitnya membuat judul, tercermin dari ditolaknya judul yang diusulkan mahasiswa. Langkah menentukan judul sebenarnya cukup sederhana, yaitu (1) mahasiswa menentukan bidang kajian yang akan dijadikan tema penelitian, dan (2) melihat permasalahan secara empirik berkaitan dengan bidang kajian tadi. Read the rest of this entry »

Kecerdasan Spiritual

Posted: 15th June 2011 by Sambas in Manajemen

KECERDASAN SPIRITUAL


A. Pengertian Kecerdasan Spiritual

Istilah spiritual berasal dari bahasa latin yang berarti sesuatu yang memberikan kehidupan atau vitalitas pada sebuah sistem. Spiritualitas juga dipandang sebagai peningkatan kualitas hidup, baik dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan berorganisasi.

Menurut Zohar dan Marshall, penerjemah Helmy Mustofa (2005:25): (1) Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang kita gunakan untuk membuat kebaikan, kebenaran,keindahan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari, keluarga, organisasi, dan institusi. (2) Kecerdasan spiritual adalah cara kita menggunakan makna, nilai, tujuan, dan motivasi itu dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan.

Zohar dan Marshall yang dikutip oleh Abdul Wahib Hasan (2006:63) menyatakan dengan kalimat: “By SQ, I mean the intelligence with which we address and solve problems of meaning and value, the intelligence with which we can place our actions and our lives in a wider, richer, meaning and-giving context, the intelligence with we can assess that one course of action or one life-path is more meaningful than other.”

Pendapat ini sejalan dengan Abdul wahid Hasan (2006:27) yang mengemukakan bahwa: “Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang digunakan untuk menyelesaikan permasahan hidup yang dihadapi, manusia dituntut untuk kreatif mengubah penderitaan menjadi semangat (motivasi) hidup yang tinggi sehingga penderitaan berubah menjadi kebahagiaan hidup. Manusia harus mampu menemukan makna kehidupannya”. Read the rest of this entry »

Bagaimana Menyusun Latar Belakang Masalah ?

Posted: 26th March 2011 by Sambas in Metode Penelitian

Pembahasan latar belakang masalah dimaksudkan untuk menjelaskan mengapa masalah yang diteliti itu muncul dan merupakan hal yang penting untuk diteliti. Latar belakang masalah menguraikan adanya kesenjangan antara kondisi nyata (actual condition) dan kondisi yang diharapkan (expected condition) serta implikasinya terhadap beberapa aspek yang terkait dengan kondisi tersebut, sehingga perlu segera dikaji dan diatasi melalui kegiatan penelitian. Uraian kondisi nyata harus didukung data yang relevan, sedangkan uraian kondisi yang diharapkan dapat berupa dan bersumber dari teori, standar, target, dan lainnya yang relevan.

Pada latar belakang masalah perlu dikemukakan dan dijelaskan hal-hal berikut:

  1. Pernyataan tentang adanya masalah yang menjadi fokus kajian peneliti.
  2. Fenomena yang menujukan adanya masalah terhadap tema yang menjadi fokus kajian peneliti.
  3. Dukungan data empiris berupa gejala-gejala kesenjangan yang terdapat di lapangan sebagai dasar pemikiran untuk memunculkan masalah penelitian.
  4. Pentingnya masalah untuk dipecahkan (kerugian-kerugian yang mungkin timbul seandainya masalah tersebut tidak dipecahkan dan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh seandainya masalah tersebut dipecahkan)
  5. Kompleksitas masalah, yang menunjukkan bahwa masalah tersebut jawabannya lebih dari satu alternatif.
  6. Aktualitas masalah penelitian, berupa penjelasan singkat tentang kedudukan atau posisi masalah penelitian dalam konteks kekinian.
  7. Relevansi masalah penelitian dengan bidang keilmuan.
  8. Pendekatan pemecahan masalah (teori dan metode). Read the rest of this entry »

MSDM Bagian 1

Posted: 13th December 2010 by Sambas in Manajemen

KONSEP DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA


A. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan suatu organisasi.

Manajemen sumber daya manusia (human resources management) berbeda dengan manajemen personalia (personnel management). Manajemen sumber daya manusia  menganggap bahwa karyawan adalah kekayaan (asset) utama organisasi yang harus dikelola dengan baik, jadi MSDM sifatnya lebih strategis bagi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan manajemen personalia menganggap karyawan sebagai salah satu faktor produksi yang harus dimanfaatkan secara produktif, atau manajemen personalia lebih menekankan pada sistem dan prosedur. Read the rest of this entry »